www.flickr.com
More photos or video tagged with christian photography on Flickr

Laman

Kamis, 06 Mei 2010

Mengenali Musuh

musuh

Kisah Para Rasul 13:10 Hai anak Iblis, engkau penuh dengan rupa-rupa tipu muslihat dan kejahatan, engkau musuh segala kebenaran, tidakkah engkau akan berhenti membelokkan Jalan Tuhan yang lurus itu?

Efesus 6:10-13. Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya. Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.

Pekerjaan iblis adalah menipu dan membelokkan kebenaran. Iblis menipu kita dengan menanamkan keyakinan palsu, bahwa “musuh” kita adalah istri kita, anak kita, teman kita, tetangga kita; bahwa merekalah yang menyebabkan kesengsaraan hidup kita.

Ketika kita beranggapan demikian, hati-hatilah, karena kita sudah tertipu oleh iblis.

Paulus mengingatkan kita, bahwa musuh kita bukanlah darah dan daging, melainkan “pemerintah-pemerintah, penguasa-penguasa, penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, roh-roh jahat di udara.

Ketika orang yang terdekat dengan kita menyakiti hati kita, memfitnah kita, jangan lekas-lekas menganggapnya sebagai musuh. Musuhmu bukan orang tersebut, tetapi iblis yang telah membuatnya melakukan hal tersebut. Tujuan iblis hanya satu: menipu, untuk menghancurkan keluarga kita, untuk membunuh dan membinasakan (Yohanes 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan ).

Lawanlah musuh Anda yang sebenarnya, yakni iblis, dengan berdoa, mendoakan orang yang menyakiti kita.

Ketika kita mengenal siapa musuh kita yang sebenarnya, maka menjadi mungkinlah bagi kita untuk mencintai “musuh” (orang yang menyakiti, memfitnah), karena kita tahu bahwa ia sebenarnya hanyalah “korban” dari musuh kita yang sesungguhnya, si iblis, dengan tujuan mengalihkan perhatian kita kepada “kambing hitam” untuk menyembunyikan kelicikannya; dengan tujuan akhir menghancurkan kita dan orang-orang yang seharusnya kita cintai.

Cintailah Musuhmu dan Lawanlah Iblis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar