www.flickr.com
More photos or video tagged with christian photography on Flickr

Laman

Tampilkan postingan dengan label Mengalahkan setan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mengalahkan setan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Mei 2010

Kuasa Iman

Kuasa Iman

Markus 16:17-18 Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.

Kisah Para Rasul 5:15 Bahkan mereka membawa orang-orang sakit ke luar, ke jalan raya, dan membaringkannya di atas balai-balai dan tilam, supaya, apabila Petrus lewat, setidak-tidaknya bayangannya mengenai salah seorang dari mereka. Dan juga orang banyak dari kota-kota di sekitar Yerusalem datang berduyun-duyun serta membawa orang-orang yang sakit dan orang-orang yang diganggu roh jahat. Dan mereka semua disembuhkan.

Kisah Para Rasul 19:11 Oleh Paulus Allah mengadakan mujizat-mujizat yang luar biasa, bahkan orang membawa saputangan atau kain yang pernah dipakai oleh Paulus dan meletakkannya atas orang-orang sakit, maka lenyaplah penyakit mereka dan keluarlah roh-roh jahat.

Yesus mengatakan, “Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu” (Yoh 14:12). Seperti kata Yesus dalam Markus 16:17-18, orang yang percaya kepada Yesus memiliki kuasa untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan besar.

Jangan percaya kepada tipu muslihat iblis yang mengatakan bahwa kita ini orang lemah dan tidak bisa melakukan apa-apa. Tanpa Tuhan hal itu memang benar, tetapi bersama Yesus, kita bisa melakukan pekerjaan-pekerjaan besar, bahkan lebih besar daripada yang dilakukan Yesus sendiri.

Seperti Petrus yang menyembuhkan orang hanya lewat bayangannya, atau Paulus lewat sapu tangannya, kita orang percaya juga punya kuasa yang besar.

Percayalah akan kuasa yang mengalir di dalam diri Anda ketika Anda memiliki iman kepada Yesus. Jangan biarkan ketakutan dunia mengalahkan Anda.

Kita adalah anak Allah, anak Raja alam semesta. Tidak ada kuasa yang lebih besar daripada kuasa yang diberikan Yesus kepada kita. Kuasa penyakit, kuasa iblis, atau kuasa apapun akan tunduk dan takhluk kepada kuasa Yesus yang mengalir di dalam diri kita.
 
Miliki Iman yang Memindahkan Gunung

Kamis, 06 Mei 2010

Mengenali Musuh

musuh

Kisah Para Rasul 13:10 Hai anak Iblis, engkau penuh dengan rupa-rupa tipu muslihat dan kejahatan, engkau musuh segala kebenaran, tidakkah engkau akan berhenti membelokkan Jalan Tuhan yang lurus itu?

Efesus 6:10-13. Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya. Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.

Pekerjaan iblis adalah menipu dan membelokkan kebenaran. Iblis menipu kita dengan menanamkan keyakinan palsu, bahwa “musuh” kita adalah istri kita, anak kita, teman kita, tetangga kita; bahwa merekalah yang menyebabkan kesengsaraan hidup kita.

Ketika kita beranggapan demikian, hati-hatilah, karena kita sudah tertipu oleh iblis.

Paulus mengingatkan kita, bahwa musuh kita bukanlah darah dan daging, melainkan “pemerintah-pemerintah, penguasa-penguasa, penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, roh-roh jahat di udara.”

Ketika orang yang terdekat dengan kita menyakiti hati kita, memfitnah kita, jangan lekas-lekas menganggapnya sebagai musuh. Musuhmu bukan orang tersebut, tetapi iblis yang telah membuatnya melakukan hal tersebut. Tujuan iblis hanya satu: menipu, untuk menghancurkan keluarga kita, untuk membunuh dan membinasakan (Yohanes 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan ).

Lawanlah musuh Anda yang sebenarnya, yakni iblis, dengan berdoa, mendoakan orang yang menyakiti kita.

Ketika kita mengenal siapa musuh kita yang sebenarnya, maka menjadi mungkinlah bagi kita untuk mencintai “musuh” (orang yang menyakiti, memfitnah), karena kita tahu bahwa ia sebenarnya hanyalah “korban” dari musuh kita yang sesungguhnya, si iblis, dengan tujuan mengalihkan perhatian kita kepada “kambing hitam” untuk menyembunyikan kelicikannya; dengan tujuan akhir menghancurkan kita dan orang-orang yang seharusnya kita cintai.

Cintailah Musuhmu dan Lawanlah Iblis

Senin, 26 April 2010

Ada Setan di Gereja!

ada setan, usir setan, kerasukan setan

Markus pasal 1 memperlihatkan hubungan yang menarik antara orang beriman dengan setan.Dari Markus pasal 1, setidaknya kita bisa belajar beberapa hal berikut ini mengenai setan.

Fakta mengenai setan
1. Pekerjaan setan:
  • Mencobai (ayat 13): “Di padang gurun itu Ia tinggal empat puluh hari lamanya, dicobai oleh Iblis.”
  • Mengganggu dan merasuki orang (ayat 23): “Pada waktu itu di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan roh jahat.”
  • Mengganggu orang yang sedang beribadat (ayat 23). 

2. Setan kenal dengan Yesus
  • Ayat 24: “Apa urusanMu dengan kami, hai Yesus orang nazaret? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah.”
  • Ayat 34: Ia tidak memperbolehkan setan-setan itu berbicara, sebab mereka mengenal Dia.

3. Tunduk dan kalah terhadap Yesus:
  • Ayat 26, 27: Roh jahat itu menggoncang-goncang orang itu, dan sambil menjerit dengan suara nyaring ia keluar dari padanya. Mereka semua takjub, sehingga mereka memperbincangkannya, katanya: “Apa ini? Suatu ajaran baru. Ia berkata-kata dengan kuasa. Roh-roh jahat pun diperintah-Nya dan mereka taat kepada-Nya.”

Sikap kita terhadap setan

1. Mengusir setan
  • ayat 25: “Tetapi Yesus menghardiknya, katanya: “Diam, keluarlah dari padanya!”
  • ayat 32: Menjelang malam, sesudah matahari terbenam, dibawalah kepada Yesus semua orang yang menderita sakit dan yang kerasukan setan.
  • Ayat 34: Ia menyembuhkan banyak orang yang menderita bermacam-macam penyakit dan mengusir banyak setan
  • Ayat 39: Lalu pergilah Ia ke seluruh Galilea dan memberitakan Injil dalam rumah-rumah ibadat mereka dan mengusir setan-setan.
Pelajaran:

Dari Markus 1 kita belajar bahwa menjadi tugas kita sehari-hari untuk mengusir setan. Mengusir setan? Setiap hari? Ya! Yesus ke mana pun Ia pergi, Ia menyembuhkan penyakit dan mengusir setan. Berarti kita pun sebagai pengikut Yesus, juga harus melakukan hal yang sama. Markus menegaskan hal ini dalam penutup Injilnya (Markus 16:17: “Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Keputusan”).

Kalau kita pengikut Kristus, berarti kita hidup di dalam Dia dan Ia hidup di dalam diri kita. Maka seperti yang dikatakan Yohanes (1 Yoh 2:6: “Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup”). Kita harus hidup seperti Kristus telah hidup, itu artinya kita juga harus menyembuhkan orang sakit dan mengusir setan.

Yang perlu kita ingat ketika berhadapan dengan setan adalah bahwa setan mengenal siapa itu Yesus. Setan tahu siapa Yesus dan kehebatan kuasa Yesus. Jadi ketika kita mengusir setan, usirlah dalam nama Yesus. Dengan menyebut nama Yesus, setan akan takut dengan kita dan akan tunduk pada kuasa Yesus.
Seperti dalam Filipi 2:9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, 2:10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, 2:11 dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!

Tetapi yang terpenting adalah bahwa Yesus harus benar-benar tinggal di dalam diri kita. Kalau tidak, bisa-bisa yang terjadi pada para tukang jampi Yahudi dalam Kisah Para Rasul 19:13-16, juga akan menimpa kita.

19:13. Juga beberapa tukang jampi Yahudi, yang berjalan keliling di negeri itu, mencoba menyebut nama Tuhan Yesus atas mereka yang kerasukan roh jahat dengan berseru, katanya: "Aku menyumpahi kamu demi nama Yesus yang diberitakan oleh Paulus."
19:14 Mereka yang melakukan hal itu ialah tujuh orang anak dari seorang imam kepala Yahudi yang bernama Skewa.
19:15 Tetapi roh jahat itu menjawab: "Yesus aku kenal, dan Paulus aku ketahui, tetapi kamu, siapakah kamu?"
19:16 Dan orang yang dirasuk roh jahat itu menerpa mereka dan menggagahi mereka semua dan mengalahkannya, sehingga mereka lari dari rumah orang itu dengan telanjang dan luka-luka.

Jadi, selalu undang Yesus untuk menjadi raja dalam hidup kita, dan wartakanlah kabar gembira, sembuhkanlah mereka yang sakit, dan usirlah setan. Dan nikmati hidup yang penuh dengan kemenangan dan berkelimpahan.